RSS
;

Mendiknas: Meski Ditentang, UN Patut Dipertahankan

Malang - Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menilai Ujian Nasional (UN) harus dipertahankan. Meski banyak kalangan meminta agar dibubarkan, namun UN penting untuk mengetahui kemampuan para siswa.
"UN ibarat sebuah pintu masuk untuk mengetahui di dalamnya bersih atau kotor. Seperti kita masuk ke dalam rumah. Tanpa langkah itu tidak mungkin bisa mengetahuinya. Maka sangat perlu mempertahankannya," kata Mendiknas M Nuh, saat membuka seminar "Nasional Kaum Muda dan Masa Depan Ke-Indonesian" di SMA Katholik ST. Albertus (Dempo) Malang, Sabtu (8/5/2010) siang.
Bersih atau kotor diartikan M Nuh, untu mengetahui kemampuan dari para siswa dalam menjalani ujian akhir. Bila ditemukan ada yang buruk atau kotor, kewajiban segala pihak untuk membersihkan atau memperbaikinya.
"Salah satu contoh di daerah NTB selalu menjadi langganan siswanya tidak lulus. Usaha kita memperbaiki dengan mengumpulkan segala pihak untuk memecahkan masalah itu. Bukan sikap sewenang-wenang yang kita tonjolkan," imbuh M Nuh.
M. Nuh tidak memungkiri banyak pihak mengecam UN untuk dibubarkan dengan masih melihat tingginya nilai siswa yang jeblok hingga tak lulus. Namun, masih banyak juga siswa yang lulus ujian dari ratusan sekolah di seluruh negeri. Memandang UN harus secara obyektif.
"UN kita buat dengan standar nasional. Agar obyektif dalam mengukur kemampuan siswa," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, M. Nuh juga menyinggung kesiapan untuk menggelar UN ulang bakal dilakukan pada, Senin (10/5/2010), mendatang.
"Untuk pelaksanaan UN ulang, saya yakin semua telah siap, dari sekolah begitu juga siswanya," ujarnya.
M. Nuh menyakini para siswa yang mengulang siap menghadapi UN ulang, karena sebelumnya telah pernah menjalaninya. Ditanya bila masih banyak yang tak lulus. Mantan MenkomInfo ini menegaskan, masih ada jalan lain melalui kejar paket A dan Paket B.
Untuk tahun ini, lanjut M. Nuh, sekitar 150 ribu siswa menjalani UN ulang, ditambah 70 ribu siswa di Tahun 2009.
Sumber Asli klik di sini Selengkapnya...

INFO PENDAFTARAN RSBI SMA JAKARTA

JAKARTA – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta tengah mempersiapkan PPDB (penerimaan peserta didik baru) khusus untuk RSBI (rintisan sekolah berstandar internasional).
Rencananya, proses pendaftaran hingga seleksi administrasi dimulai serentak dari tanggal 23 hingga 29 April.
Berdasarkan data Disdik DKI, saat ini tercatat ada 13 SMA RSBI, terdiri dari 10 SMA negeri, yakni:
  1. SMAN 70,
  2. SMAN 8,
  3. SMAN 81,
  4. SMAN 78,
  5. SMAN 13,
  6. SMAN 68,
  7. SMAN 61,
  8. SMAN 28,
  9. SMAN 21,
  10. SMAN 3,
  11. SMA Lab School Rawamangun,
  12. SMA Al Azhar I,
  13. SMA Al Azhar Kelapa Gading.
“Siswa yang mendaftar ke RSBI harus membawa berkas. Hasil seleksi berkas administrasi siswa diumumkan 3 Mei. Mereka yang lulus kemudian mengikuti tes tulis akademik pada 5-6 Mei meliputi matematika, bahasa Inggris, IPA, bahasa Indonesia, dan IPS,” kata Kepala Bidang Pendidikan SMP/SMA Dinas Pendidikan DKI Amsani Idris, kemarin. Selanjutnya, siswa mengikuti psikotes yang dilakukan oleh lembaga psikotes pada 14 Mei. Terakhir tes praktik komputer pada 17-18 Mei dengan materi pengoperasian dasar komputer, internet, wawancara orang tua, dan tes lisan bahasa Inggris.
Pengumuman kelulusannya 5 Juni 2010. Mereka yang dinyatakan lulus harus lapor diri pada 7-8 Juni 2010. Persyaratan administrasi masuk SMA RSBI antara lain calon siswa harus melampirkan akta kelahiran, surat keterangan sehat bebas narkoba dari dokter, SKKB dari kepala SMP/MTs, surat keterangan sedang duduk di bangku kelas IX dari kepala SMP/MTs, dan rapor.
Sumber Asli klik di sini Selengkapnya...

INFO UMB

Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (UMB-PTN 2010)
UMB-PTN 2010 diselenggarakan untuk melakukan seleksi calon mahasiswa di 12 (dua belas) Perguruan Tinggi Negeri:
  1. Universitas Syiah Kuala - Banda Aceh (www.unsyiah.ac.id)
  2. Universitas Malikussaleh - Lhokseumawe (www.unimal.ac.id)
  3. Universitas Sumatera Utara - Medan (www.usu.ac.id)
  4. Universitas Andalas - Padang (www.unand.ac.id)
  5. Universitas Negeri Padang - Padang (www.unp.ac.id)
  6. Universitas Jambi - Jambi (www.unja.ac.id)
  7. Universitas Negeri Jakarta - Jakarta (www.unj.ac.id)
  8. Universitas Indonesia - Jakarta (www.ui.ac.id)
  9. Universitas Islam Negeri Jakarta - Jakarta (www.uinjkt.ac.id)
  10. Universitas Negeri Semarang - Semarang (www.unnes.ac.id)
  11. Universitas Palangka Raya - Palangka Raya (www.upr.ac.id)
  12. Universitas Islam Negeri Makassar - Makassar (www.uin-alauddin.ac.id)
Pendaftaran dilakukan secara online dengan terlebih dahulu membayar biaya pendaftaran ke cabang-cabang bank BNI terdekat di kota Anda.
Biaya pendaftaran untuk pilihan kelompok IPA atau IPS adalah sebesar Rp. 200.000,- sedangkan untuk pilihan kelompok IPC sebesar Rp. 225.000,- Setiap peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pilihan yang tersebar di 12 PTN. Cara pemilihan program studi dapat dilihat di sini.
Bank BNI akan memberikan Nomor Pendaftaran dan PIN yang akan digunakan untuk melakukan pendaftaran secara online di situs ini. Pembayaran dapat dilakukan mulai tanggal: 22 Februari 2010 sampai dengan tanggal 19 Mei 2010. Pendaftaran Online dapat dilakukan mulai tanggal: 12 April 2010 sampai dengan tanggal 19 Mei 2010.
Ujian tulis akan dilaksanakan di Banda Aceh, Lhokseumawe, Medan, Pekanbaru, Jambi, Jakarta, Bandung, Bekasi, Makasar, Padang, Cirebon, Palembang, Bandar Lampung, Tangerang, Semarang, Jogyakarta, Palangka Raya dan Surabaya pada tanggal 22 Mei 2010.
Pengumuman hasil seleksi secara online dengan menggunakan account pendaftaran setiap peserta pada tanggal 8 Juni 2010. Bea Siswa Mengikuti Ujian (BMU)
BMU adalah mekanisme pemberian beasiswa untuk mengikuti ujian seleksi Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri. Aplikasi BMU dilakukan oleh sekolah yang mendapat disposisi dari perhimpunan SPMB di mana setiap sekolah dapat mendaftarkan maks tiga (3) orang peserta untuk memperoleh BMU.
Sekolah dapat menghubungi perhimpunan SPMB di PERHIMPUNAN SPMB NUSANTARA Jalan Salemba Raya 4, Jakarta 10430 Telepon : (021) 3101906, 31930339, 3160347 Fax : (021) 31930328 email : pspmbn[at]spmb.or.id Laman: http://penerimaan.spmb.or.id/bmu Sumber Asli klik di sini Selengkapnya...

Gletser di Gunung Everest Mencair

Perdana Menteri Nepal Madhav Kumar dan 22 menterinya bertemu di dataran tinggi Kalapathar, tidak jauh dari kaki Gunung Everest, Jumat (4/12). Mereka membahas perubahan iklim yang menyebabkan mencairnya gletser di puncak gunung dan mengancam penduduknya.

Gletser (es dan salju) telah mencair dengan cepatnya sehingga membentuk sebuah danau glasial yang besar. Dinding danau pun tampak dalam kondisi rawan jebol. Bencana alam akibat banjir bandang tidak hanya mengancam jutaan jiwa warga di lereng dan kaki gunung, tetapi juga bisa meluluhlantakkan jutaan areal pertanian, sumber-sumber ekonomi, dan permukiman warga.

Es dan salju yang mencair itu lambat laun membuat rute (trek) pendaki gunung tidak stabil dan lebih sulit dilalui. ”Bukit dan gunung biasanya selalu tertutup salju sekalipun pada musim panas. Sekarang salju hanya tampak di puncak tertinggi Everest,” kata Ngyendon (66), warga Syangboche.

Penduduk terancam

Bahkan para ilmuwan mengingatkan, jika gletser terus mencair hingga akhirnya hilang, kekeringan akan melanda Asia dalam beberapa dekade mendatang dan 10 sungai besar yang bersumber di Everest bisa kering. Hal itu menjadi ancaman besar bagi 1,3 miliar penduduk yang selama ini bergantung pada sungai-sungai itu.

”Kami senang pemerintah mengambil inisiatif sebelum terlambat. Biasanya pihak berwenang baru mau bertindak setelah terjadi musibah. Sekarang kami berharap berbagai tindakan antisipasi yang konkret dapat dilakukan dengan sungguh-sungguh,” kata Mingma (47), petugas penginapan di Syangboche.

Pertemuan perdana menteri, dua wakil perdana menteri, dan 20 menteri kabinet Nepal tersebut diadakan sebagai langkah persiapan untuk menghadapi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) PBB tentang perubahan iklim internasional di Kopenhagen, Denmark, 7-18 Desember. KTT akan dihadiri sekurangnya 100 negara untuk membahas langkah-langkah konkret mencegah laju pemanasan global.

Lokasi pertemuan para politisi papan atas Nepal ini berada di Kalapathar, di ketinggian 17.192 kaki atau 5.240 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tempat itu biasanya dijadikan sebagai base camp kelompok pendaki gunung. Sebelumnya, mereka menjalani tes kesehatan di Kathmandu, ibu kota Nepal.

Setelah naik helikopter dari Kathmandu, Kamis, mereka bermalam di Lukla, sekitar 2.800 mdpl, untuk penyesuaian terhadap perubahan suhu yang amat dingin. Mereka terbang ke Syangboche, di ketinggian 3.900 mdpl, didampingi tim dokter dan paramedis. Seterusnya mereka pun terbang ke Kalapathar untuk memulai pertemuan.

”Pemanasan global telah membawa dampak serius terhadap perekonomian nasional,” kata Menteri Keuangan Nepal Surendra Pandey menjelang pertemuan. ”Telah terjadi perubahan pola curah hujan. Gletser mencair,” katanya lagi.

Biksu mendoakan

Ketika masih di Syangboche, rombongan biksu menyambut para menteri dengan menabuh gendang tradisional dan mengalungkan para menteri dengan syal sutra. Para biksu juga berdoa memohon kesehatan dan keselamatan para menteri hingga kembali ke Kathmandu.

Petugas Asosiasi Penyelamatan Himalaya Bikram Neupane dan Subhash Khanal mengatakan, para menteri itu mengenakan jaket tebal dan topi wol. Agar mereka bisa tahan dalam kondisi ekstrem, cuaca amat dingin, kadar oksigen darah mereka pun telah ditingkatkan terlebih dahulu saat pertama kali diadakan pemeriksaan medis di Kathmandu.

Setelah mengadakan pertemuan, para menteri kembali ke Syangboche untuk menggelar jumpa pers.

Sumber Asli klik di sini
Selengkapnya...

INFORMASI PTN/PTS

Berikut ini adalah kumpulan websites Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Posisi urut berdasarkan abjad. Untuk mengunjungi universitas yang dikehendaki, silahkan klik di salah satu alamat di bawah ini.
  1. Ahmad Dahlan University
  2. Airlangga University
  3. Atma Jaya Catholic University Jakarta
  4. Atma Jaya University Yogyakarta
  5. Bandung Polytechnic for Manufacturing
  6. Bandung State Polytechnic
  7. Bina Nusantara University
  8. Bogor Agricultural University
  9. Bunda Mulia University
  10. Diponegoro University
  11. Gadjah Mada University
  12. Indonesian Institute of the Arts, Jogja
  13. Indonesian Institute of the Arts , Denpasar
  14. Indonesian Institute of the Arts , Surakarta
  15. Institut Teknologi Bandung
  16. Institute Teknologi Sepuluh November
  17. Jakarta Institute of the Arts, The
  18. Jember University
  19. Jenderal Soedirman University
  20. Maranatha Christian University
  21. Merdeka University - Malang
  22. Muhammadiyah University of Malang
  23. Muhammadiyah University of Surakarta
  24. Padang State Polytechnic
  25. Padang State University
  26. Padjadjaran University
  27. Palangkaraya University
  28. Pancasila University
  29. Parahyangan Catholic University
  30. Pasundan University
  31. Pelita Harapan University
  32. Sanata Dharma University
  33. Satya Wacana Christian University
  34. Sebelas Maret University
  35. Soegijopranata Catholic University
  36. Sriwijaya University
  37. State University of Malang
  38. State University of Medan
  39. Supra School of Bussiness and Computer Science
  40. Tadulako University
  41. Telkom School of Engineering
  42. Udayana University
  43. University of 17 Agustus 1945
  44. University of Bengkulu
  45. University of Indonesia
  46. University of Mataram
  47. University of Surabaya
  48. Widyagama University of Malang
  49. Widya Mandala Catholic University Surabaya
  50. Yogyakarta State University